Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on May 27, 2013 in Berita | 0 comments

drg Dedy Yudha Rismanto: Dentist is Fun!

drg Dedy Yudha Rismanto: Dentist is Fun!

Dokter gigi ramah yang sering disapa drg Yudha ini sejak kecil memiliki banyak masalah dengan giginya. Tidak seperti kebanyakan anak kecil yang takut dengan dokter gigi, ia justru tidak merasa takut. Menurutnya, ketakutan tersebut tak muncul karena dokter gigi yang menanganinya sangat baik. Sejak itulah, drg Yudha tertarik untuk menjadi seorang dokter gigi.

Di mata drg Yudha, profesi dokter sifat profesionalnya didasarkan atas kemanusiaan. Selain itu, profesi ini juga dilatarbelakangi oleh keterampilan untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup sesama manusia. Jika dilakukan dengan ikhlas juga akan menambah nilai ibadah.

“Dokter gigi agak berbeda dengan dokter lain. Sebab, di dalamnya berhimpun berbagai pengetahuan, keterampilan, seni, etika dan keindahan,” imbuh drg Yudha, saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Senin (27/5/2013).

“Selain itu, menurut saya profesi dokter gigi juga unik. Profesi yg mandiri dan bisa memberi pekerjaan terhadap orang lain, semacam pengusaha,” ujarnya.

Drg Yudha memiliki pengalaman unik saat kecil, di mana frekuensinya mengunjungi dokter gigi bisa dibilang cukup sering. Ini karena ia memiliki masalah yang cukup banyak dengan giginya.

“Hari ini ke dokter gigi untuk mengobati gigi kanan bawah, lusa datang lagi untuk mengobati gigi kiri atas, dan seterusnya. Tapi mungkin karena waktu kecil sering ke dokter gigi, gigi saya saat ini jadi sehat,” lanjut drg Yudha.

Seringkali pasien yang datang berobat kepadanya menangis, tak hanya pasien anak kecil, bahkan pasien orang dewasa pun kadang menangis saat akan diobati. Awalnya hal seperti ini membuat drg Yudha bingung, namun lama-lama ia belajar untuk memahami bahwa respons tersebut adalah wajar.

“Dokter gigi harus bisa memahami psycho-management pasien dan trik menanganinya. Salah satu triknya adalah mengajak pasien untuk menjadi teman,” ungkap drg Yudha.

Drg Yudha menceritakan, di awal kunjungan biasanya ia akan mengajak pasiennya berbincang-bincang agar suasananya lebih santai. Kadang ia juga meminta pasien yang sudah memiliki anak untuk membawa anaknya datang saat melakukan kontrol periodik. Ini dilakukan agar di benak anak tersebut akan tertanam bahwa dokter gigi tidak seseram yang mereka bayangkan.

Untuk menjaga kesehatan gigi, drg Yudha menganjurkan untuk melakukan kontrol periodik minimal 6 bulan sekali. Bila sebelumnya sudah pernah ke dokter gigi dan terdiagnosis ada masalah, maka kontrolnya harus lebih rutin.

Sedangkan untuk pencegahan kelainan gigi atau rongga mulut, menurut drg Yudha yang terpenting adalah mengontrol timbulnya plak dengan cara sikat gigi minimal 2 kali per hari. Selain itu, dianjurkan juga untuk berkumur dengan cairan antiseptik/obat kumur. Pilih sikat dan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi mulut, serta flossing secara rutin minimal 2 hari sekali.

Selain itu, setelah minum atau makan makanan manis disarankan untuk membilas dengan cara kumur dengan air putih untuk menetralisir kadar keasaman mulut. Yang paling penting, ia menyarankan untuk mengurangi pemakaian tusuk gigi.

“Tusuk gigi jika tidak digunakan dengan benar justru akan membuat makanan terdesak ke dalam gusi. Ini membuat gusi jadi iritasi, bergeser ke arah akar, dan gigi menjadi semakin renggang. Jika memang ada makanan yang tersangkut, sebaiknya dibersihkan dengan sikat gigi dan flossing. Tusuk gigi bukan solusi akhir,” imbuhnya.

Untuk makanan dan minuman, drg Yudha menganjurkan untuk membatasi konsumsi karbohidrat olahan dan perbanyak makanan yang mngandung serat seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, sebaiknya kurangi minuman yang mengandung soda, alkohol, dan gula olahan.

BIODATA

Nama: Dedy Yudha Rismanto, drg., Sp Perio

Tempat Tanggal Lahir: Cimahi, 10 September 1971

Pendidikan:
Sarjana Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (1996)
Spesialis Periodonti Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (2004)

Istri:
Anggun Alfreda Devina, SKG

Jabatan:
Ketua Indonesian Dentist Association (IDA/PDGI) – Bekasi
Ketua Indonesian Cosmetic Dentistry Society (ICDS)
Anggota Dewan Asian Quintessence
Anggota Indonesian Periodontology Association (IPERI)
Anggota Indonesian Aesthetic Academy of Dentistry (IAAD/IKGEI)
Anggota Indonesian Society of Implant Dentistry (ISID)
Co-author Buku “Dental Whitening”

Karir:
Pengajar Departemen Periodonti, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia
Praktik pribadi, spesialis periodontal estetik dan implan gigi

Praktik:
Jl Pulo Sirih Barat Raya FE 512B
Taman Galaksi Indah, Bekasi 17147

Sumber : Detik

Share this article

468 ad

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Email
Print